Sambut Pesta Perak ke-25, STIKOM Uyelindo Kukuhkan 262 Wisudawan  Sarjana dan Diploma Angkatan XVIII Tahun 2024.

Sambut Pesta Perak ke-25, STIKOM Uyelindo Kukuhkan 262 Wisudawan Sarjana dan Diploma Angkatan XVIII Tahun 2024.


Jumat, 8 November 2024

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang mengukuhkan 262 wisudawan. Pengukuhan ini merupakan wisuda ke-XVIII sekaligus menyambut pesta perak di usia ke-25 yang akan datang. Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Bapak Marinus L.J. Lamabelawa, S.Kom.. M.Cs menyampaikan lulusan yang dikukuhkan memberikan makna berarti perjalanan STIKOM Uyelindo Kupang menuju usia ke-25 tahun. “Pada harı ını dikukuhkan 42 lulusan Ahli Madya Komputer Program Studi Teknik Informatika Diploma III, dan 220 lulusan Sarjana Komputer yang terdiri dari 74 lulusan Program Studi Sistem Informasi 51, dan 164 lulusan dari Program Studi Teknik Informatika S1. Lulusan tahun ini berjumlah 262, memberikan makna yang berarti perjalanan kami yang telah mencapai 24 tahun. Ini adalah buah di penghujung milestone daya saing nasional, yang kurang 1 tahun lagi kami sambut pada pesta perak 25 Tahun,” ujarnya Kamis, 7 November 2024 di Millenium Ballroom.

Dikatakan, Pak Marinus jumlah lulusan STIKOM Uyelindo sejak tahun 2005, telah mencapai 3.337 orang. Pada Rakornas APTIKOM 2024, Marinus mengatakan dicetuskan kerangka kerja perguruan tinggi berbasis kecerdasan artificial. Ini menjadi tantangan kampus untuk mempercepat transformasi dari ITC based menuju AI based. “Akselerasi ini yang kami lakukan seiring tingginya kepercayaan masyarakat, branding/moto kami yaitu pendidikan yang sesungguhnya (the real education) senantiasa menjadi kata kunci terwujudnya vist, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan memenuhi lima pilar tata pamong kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil dalam mewujudkan visi sebagai kampus terbaik, terdepan, unggul, berkarakter, dan berdaya saing global pada tahun 2030,” jelasnya. Untuk mencapai impian tersebut beberapa poin implementasi kebijakan yang telah dilaksanakan antara lain :
  1. Pelaksanaan Standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
  2. Secara konsisten melaksanakan kurikulum Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka mulai TA 2021/2022 dalam Program Indonesia Mengajar, pertukaran mahasiswa, dan magang
  3. Konsisten dalam pengembangan talenta digital yakni Tempat Uji Kompetensi (TUK) - Kerjasama LSP Informatika dan BNSP. Beberapa bulan lalu, Pemerintah RDTL memilih STIKOM sebagai kampus pengembangan Kompetensi bidang INFOKOM bagi PNS RDTL
  4. Dengan adanya Permendikbud 44 Tahun 2024 tentang profesı, karier, dan Penghasilan Dosen, STIKOM sebagai salah satu kampus yang siap menghadapi perubahan tersebut, dimana 90 persen dosen telah memiliki jafung dan bersertifikat pendidik (Serdos), > 80 persen telah Sertifikasi Kompetensi
  5. Terus mengembangkan daya dukung Tridharma berbasis Sistem Informasi, dan secara agile komunikasi menjangkau orang tua dan perkembangan fitur sesuai kebijakan DIKTI.
  6. Penguatan publikasi ilmiah bereputasi nasional dan internasional, tahun 2023 menjajaki Seminar Internasional INNERIE, tahun ini 2024 Menjadi Co-Host konferensi internasional berkolaborasi dengan AMIKOM University Purwokerto. Primakara, dan King Abdul Aziz University Saudi Arabia.
  7. Kerja sama di bidang Tridharma dalam negeri seperti Pemerintah Provinsi NTT.
  8. Kerja sama dengan luar negeri pada area Tridharma terus dilaksanakan. Tahun ini menjajaki Universiti Teknologi Malaysia, dan perpanjangan MoU dengan PT di RDTL.
Era saat ini, lanjut Pak Marinus adalah era yang sangat terbuka terhadap perubahan. Ia meminta agar para wisudawan mengecek fakta dan kebenaran sebelum memberikan informasi. “Untuk mengatasi hal ini Volatility kita harus memiliki Vision atau visi dan tujuan/objective. Hari ini adalah refleksı apakah anda sudah mencapai Visi yang anda telah cita-citakan 4 atau 5 tahun yang lalu. Poinnya adalah jangan berpuas diri dengan apa yang telah anda capai Untuk mengatasi ketidakpastian atau Uncertainty harus ada pemahaman atau understanding tentang kompetensi intelligence, tetaplah belajar, pastikan kualifikasi dan kompetensi yang anda sudah dapatkan tetap di update, dan berlanjut ke tujuan sesungguhnya adalah jenjang karır,” jelasnya. Wisudawan tambahnya barus adaptif, relevan serta sensitif terhadap perkembangan. “Terus belajar dengan semboyan long life learning dan jadilah pemenang di situasi apapun, sehingga saya boleh katakan lulusan tahun ini di usia 24 Tahun telah memiliki Energy of Uyelindo. Tapi ingat, IPTEK yang kalian raih dan diterapkan nantinya, tetap memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai humaniora agar tidak terjerumus pada pergaulan tidak sehat,” pesan Marinus.

Ketua Yayasan Uyelewun Indonesia, Bapak Tarsisius Tukang, S.E., M.Pd mengatakan bahwa tinggal menghitung hari STIKOM Uyelindo akan berusia 25 tahun. Telah banyak perubahan yang terjadi sejak berdirinya kampus. “Hari ini menjadi bukti komitmen bahwa stikom akan terus tumbuh dan berkembang dengan keberadaan saat ini, dapat tumbuh dan berkembang hingga 1000 tahun yang akan datang,” kata Tarsi, sapaan akrabnya. Pak Tarsi juga mengatakan STIKOM Uyelindo tidak hanya bergerak di pendidikan namun juga untuk kemanusiaan sehingga memiliki tanggungjawab kepada Tuhan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa lewat infrastruktur, pelayanan mahasiswa, dan peningkatan kapasitas para dosen yang akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Ia berharap alumni dapat bermanfaat, menjadi solusi dan membawa perubahan di masyarakat.

Mewakili Penjabat Gubernur NTT, Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT, Bapak Ambrosius Kodo, S.Sos, MM, menyampaikan setelah lulus mahasiswa akan dihadapkan pada babak hidup yang baru.

Mayang Fitrilya Azis, S.Kom., salah satu wisudawan terbaik berpesan pada rekan sejawatnya agar tidak gampang menyerah, tantangan dan peluang baru ada di depan mata. “Kita berterima kasih pada diri sendiri karena telah melewati masa sulit ini. Ini bukanlah akhir perjuangan, tetapi awal babak baru. Tantangan yang ada kita lalui dengan sepenuh hati dan berikan kontribusi bagi masyarakat,” ucapnya.

Adapun seluruh civitas akademika menyampaikan bela sungkawa kepada salah satu mahasiswa Marlina Dendo Ngara, A.Md., Kom yang meninggal dunia sebelum menerima ijazah. STIKOM Uyelindo juga menyampaikan duka yang mendalam korban yang terdampak erupsi gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur. (Poskup - buanauyelindo...~NNA~)

Kembali


Berita Lainnya


Audiensi Bersama Pimpinan LLDIKTI Wilayah XV dengan STIKOM Uyelindo Kupang
03 April 2025    Literasi Digital
Audiensi Bersama Pimpinan LLDIKTI Wilayah XV dengan STIKOM Uyelindo Kupang

Buanauyelindo - Pimpinan STIKOM Uyelindo Kupang melakukan kunjungan ke Kantor LLDIKTI Wilayah XV pada Kamis, 27 Maret 2025. Kedatangan Pimpinan (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III) bersama Dosen Senior STIKOM Uyelindo Kupang ini diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wiayah XV Prof. DR. Adrianus ...


Prodi Teknik Informatika D-IIII STIKOM Uyelindo Kupang Gelar Re-akreditasi dengan LAM Infokom.
22 February 2025    Teknologi
Prodi Teknik Informatika D-IIII STIKOM Uyelindo Kupang Gelar Re-akreditasi dengan LAM Infokom.

Buanauyelindo-Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar re-akreditasi dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Kegiatan re-akreditasi ini berlangsung di Aula STIKOM Uyelindo, pada hari JumatS...


English Day di STIKOM Uyelindo Kupang
12 February 2025    Literasi Pendidikan
English Day di STIKOM Uyelindo Kupang

Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentu masih membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu para siswa dan mahasiswanya agar dapat memiliki dan menguasai kemampuan b...


Accent is a part of your life. Don’t lose it!
11 February 2025    Uyelindo English Course dan Bahasa
Accent is a part of your life. Don’t lose it!

People worry too much about their accents. Often times, I have met a lot of people who told me,” I want to sound like a native speaker.” When I heard that, I was so confused. There were so many questions came to my mind. Like, is it important? Is it really necessary to sound like a native speak...


The beauty of holding a PhD
11 February 2025    Uyelindo English Course dan Bahasa
The beauty of holding a PhD

Some people think that being a PhD holder means you are not good at various jobs outside research/teaching, you are old-school and not willing to adapt to current situation. Well, I personally think that this is far from the reality. Let's have a look at some good perspectives about it.PhD holders h...

Buana Uyelindo by SiAmir