Kuliah Umum Bagi Peserta Masa Bimbingan (MABIM) Tahun Akademik 2024/2025 STIKOM Uyelindo Kupang
Sabtu, 12 Oktober 2024
Kupang, Buanauyelindo-Panitia Kegiatan Masa Bimbingan (MABIM) 2024 STIKOM Uyelindo Kupang menggelar Kuliah Umum bertema "Mengenal Lanskap Dunia Kerja dan Menyiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja" pada Sabtu, 12 Oktober 2024, bertempat di Aula Kampus STIKOM Uyelindo Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh 250 mahasiswa baru (MABA) Tahun Akademik 2024/2025.
Kuliah umum menghadirkan pembicara utama, Bapak Siprianus Peren, Pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi portal pendidikan www.depoedu.com dan www.eposdigi.com. Beliau juga dikenal sebagai penulis aktif di berbagai media nasional, termasuk harian Kompas. Hadir pula dalam kegiatan ini, Bapak Marinus I. J. Lamabelawa, S.Kom., M.Cs selaku Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Bapak Gregorius Rinduh Iriane, S.Kom., MT (Ketua Program Studi Teknik Informatika D3), Bapak Johannes Nanggi Ang, S.Kom. (Redaktur Buanauyelindo), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM).
Dalam pemaparannya, Bapak Siprianus menekankan pentingnya kesiapan diri sejak dini bagi mahasiswa agar mampu berfungsi secara optimal di dunia kerja. Ia mengajak peserta untuk merefleksikan tantangan dan realita dunia kerja, sekaligus mempersiapkan diri secara lebih matang dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.
Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa kendala yang umum dihadapi lulusan perguruan tinggi, seperti keterbatasan lapangan kerja, persaingan yang ketat, serta ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan pekerjaan. Ia menegaskan bahwa gelar, nama perguruan tinggi, dan IPK bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan. Penguasaan hard skills dan soft skills menjadi aspek penting yang harus dimiliki agar dapat bersaing dan bekerja secara efektif di dunia profesional.
Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi soft skills yang telah dimiliki maupun yang masih perlu dikembangkan. Bapak Siprianus menjelaskan bahwa hard skills umumnya dibentuk melalui mata kuliah dan pelatihan teknis, sedangkan soft skills lebih berkembang melalui interaksi sosial, kerja sama tim, keaktifan dalam organisasi, serta kemampuan menyelesaikan masalah.
Menutup materinya, peserta diminta menyusun timeline rencana pengembangan soft skills masing-masing dan mempresentasikannya di hadapan peserta lainnya. Tujuannya adalah agar mahasiswa dapat mengenali potensi diri serta menetapkan strategi pengembangan diri yang konkret. Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dan sesi foto bersama antara pimpinan kampus, panitia, dan seluruh peserta kuliah umum.
Buanauyelindo - STIKOM Uyelindo Kupang melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, pada Jumat, 14 November 2025. Dalam pertemuan dengan aparat dan masyarakat Desa Noelbaki, dari STIKOM Uyelindo Kupang, Ibu Erna R. Nubatonis...
Buanauyelindo – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 serta Instrumen Akredit...
Buanauyelindo - Semangat kompetisi dan kebersamaan kembali bergelora di lingkungan kampus STIKOM Uyelindo Kupang. Melalui Turnamen Bola Volley Liga BEM STIKOM Uyelindo Kupang Tahun 2025, para mahasiswa ...
Buanauyelindo – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang berpartisipasi dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Akademik dan Kesiapan Studi Lanjut Dosen melalui Program Talent Scouting Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Oktober 2025, ber...