Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial Tahun 2024
Jumat, 16 Agustus 2024
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Humas Polda menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial Tahun 2024, bagi semua anggota/personil pada Divisi Humas Polda NTT. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 13-15 Agustus 2024, bertempat di Aula Divisi Humas POLDA NTT.
STIKOM Uyelindo Kupang sebagai salah satu Perguruan Tinggi berbasis IT dan sebagai kampus pengembang IT di NTT ditunjuk sebagai Institusi yang menyediakan Narasumber untuk kegiatan ini, menugaskan 2 (orang) sebagai pemateri, yaitu Saudara Edwin Ariesto Umbu Malahina, S.Kom., MT dengan judul materi " Literasi Digital Dalam Memaksimalkan Layanan Konten Digital Di Era Teknologi" dan Saudara Kaleb Doni Davidsen Seo, S.Kom, yang membawakan materi dalam konteks pembuatan konten dibeberapa aplikasi media sosial.
Pemateri dari Pak Edwin Ariesto, sebagaimana dalam presentasi materinya mengungkapkan bahwa Tujuan dari pembuatan konten media sosial di Kepolisian ini yaitu :
Meningkatkan Transparansi : Melalui konten di media sosial, kepolisian dapat memberikan informasi terbuka mengenai kegiatan, operasi, dan hasil kerja mereka, yang membantu meningkatkan kepercayaan publik. Penyebaran Informasi Penting: Seperti pengumuman keamanan, pencarian orang hilang, peringatan darurat, dan berita terkait hukum kepada masyarakat dengan cepat dan luas. Edukasi Publik: Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hukum, keselamatan, dan tindakan pencegahan kejahatan. Meningkatkan Interaksi dan Partisipasi Masyarakat: Konten yang interaktif dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan mereka dan memberikan informasi penting kepada pihak kepolisian. Membangun Citra Positif: Dengan membagikan cerita sukses, inisiatif kemanusiaan, dan tindakan kepolisian yang berdampak positif, instansi dapat membangun citra positif di mata masyarakat, sedangkan manfaat yang didapat yaitu : Peningkatan Kepercayaan Publik: Dengan transparansi dan keterbukaan informasi, media sosial membantu kepolisian dalam membangun dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja mereka. Respon Cepat dan Efektif: Media sosial memungkinkan kepolisian untuk merespon cepat terhadap isu-isu yang muncul di masyarakat, serta mengatasi penyebaran informasi palsu atau hoaks. Penguatan Hubungan dengan Komunitas: Konten yang relevan dan bermanfaat dapat memperkuat hubungan kepolisian dengan komunitas, menjadikan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan. Monitoring Suasana Hati Publik: Melalui interaksi di media sosial, kepolisian dapat memonitor opini dan suasana hati publik, yang dapat digunakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Efektivitas Komunikasi: Media sosial memungkinkan komunikasi yang lebih efektif dan luas dengan berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok rentan atau yang sulit dijangkau melalui media tradisional.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut-turut ini menghadirkan personil/anggota kepolisian di divisi humas Polda NTT dan mendapat respon atusias dari peserta berkaitan dengan materi-materi dan simulasi pembuatan konten-konten kreatif. Tentu melalui kegiatan ini diharapkan Divisi Humas Polda NTT lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas dan fungsi kehumasan memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Diakhir kegiatan jajaran divisi humas Polda NTT bersama peserta dan pemateri mengabadikan dalam moment foto bersama...~NNA~
Buanauyelindo - Pimpinan STIKOM Uyelindo Kupang melakukan kunjungan ke Kantor LLDIKTI Wilayah XV pada Kamis, 27 Maret 2025. Kedatangan Pimpinan (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III) bersama Dosen Senior STIKOM Uyelindo Kupang ini diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wiayah XV Prof. DR. Adrianus ...
Buanauyelindo-Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar re-akreditasi dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Kegiatan re-akreditasi ini berlangsung di Aula STIKOM Uyelindo, pada hari JumatS...
Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentu masih membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu para siswa dan mahasiswanya agar dapat memiliki dan menguasai kemampuan b...
People worry too much about their accents. Often times, I have met a lot of people who told me,” I want to sound like a native speaker.”
When I heard that, I was so confused. There were so many questions came to my mind. Like, is it important? Is it really necessary to sound like a native speak...
Some people think that being a PhD holder means you are not good at various jobs outside research/teaching, you are old-school and not willing to adapt to current situation. Well, I personally think that this is far from the reality. Let's have a look at some good perspectives about it.PhD holders h...