Buanauyelindo – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 serta Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.0 & SAPTO 2.0 yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10–11 November 2025 bertempat di Ballroom Sotis Hotel Kupang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XV NTT, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng., pada hari pertama, Senin, 10 November 2025. Sebanyak 67 peserta yang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah NTT turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sosialisasi difokuskan pada pemaparan substansi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 melalui penyampaian materi oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya, dengan rincian sebagai berikut: Materi 1 : Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), disampaikan oleh Drs. Gatot Fatwanto Hertono, M.Sc., Ph.D. (Universitas Indonesia). Materi 2 : Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Setyo Pertiwi, MAgr. (Institut Pertanian Bogor). Materi 3 : Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), disampaikan oleh Prof. Dr. Samadhi Walmiki (DE BAN-PT) dan Prof. Dr. Hendriko, ST., MM. (MA BAN-PT).
Pada hari kedua, Selasa, 11 November 2025, kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ari Purbayanto, Ph.D., serta Majelis Akreditasi BAN-PT, Prof. Dr. Imam Buchori. Acara dilanjutkan dengan arahan teknis pelaksanaan sosialisasi mengenai Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.0 dan SAPTO 2.0, yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Tjokorde Walmiki Samadhi, Ph.D.
Sesi diskusi dan penyampaian materi pada hari kedua dipandu oleh Dr. Remerta N. Na’atonis, S.Kom., M.Cs., yang juga merupakan Ketua STIKOM Uyelindo Kupang. Materi yang dibahas mencakup: 1. Urgensi Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi, disampaikan oleh Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D.; 2. Diskusi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 4.0 dan SAPTO 2.0, disampaikan oleh Prof. Dr. Slamet Wahyudi, Supriyanto, dan Noviyanto.
STIKOM Uyelindo Kupang terlibat secara aktif dan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Selain Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, turut hadir pula tiga pimpinan unit terkait, yaitu: Petrus Katemba, S.T., M.T., Kepala Badan Penjaminan Mutu; Franki Y. Bisilisin, M.Kom., Ketua Program Studi Teknik Informatika (S-1); Skolastika S. Igon, S.Kom., M.T., Kepala Bagian PDE.
Pada akhir sesi diskusi, Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Dr. Remerta N. Na’atonis, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa partisipasi STIKOM Uyelindo Kupang dalam kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat strategis yang signifikan bagi pengembangan institusi. Penunjukan dirinya sebagai moderator kegiatan menunjukkan pengakuan atas kapasitas dan kredibilitas STIKOM Uyelindo di tingkat regional, sekaligus memberikan kesempatan untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai sistem akreditasi terbaru, yaitu IAPT 4.0 dan SAPTO 2.0, dari sumber utama BAN-PT.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap sistem akreditasi tersebut akan mempermudah STIKOM Uyelindo Kupang dalam mempersiapkan akreditasi institusi dan program studi sesuai standar yang lebih ketat dan berbasis digital. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal yang lebih efektif. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang untuk memperluas jejaring (networking) dengan BAN-PT, LLDIKTI Wilayah XV, serta perguruan tinggi lain di wilayah NTT guna berbagi praktik baik (best practices) dan menjalin kolaborasi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. “Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah XV. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STIKOM Uyelindo Kupang untuk terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada mahasiswa,” ujar Dr. Remerta.
Penutupan kegiatan sosialisasi ini menjadi momen reflektif bagi seluruh peserta untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sistem pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global. Bagi STIKOM Uyelindo Kupang, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini menjadi modal penting dalam melangkah menuju transformasi mutu institusi yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara BAN-PT, LLDIKTI, dan seluruh perguruan tinggi di wilayah NTT, diharapkan semangat peningkatan mutu pendidikan tinggi dapat terus tumbuh dan menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa. *NNA
Buanauyelindo - Pimpinan STIKOM Uyelindo Kupang melakukan kunjungan ke Kantor LLDIKTI Wilayah XV pada Kamis, 27 Maret 2025. Kedatangan Pimpinan (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III) bersama Dosen Senior STIKOM Uyelindo Kupang ini diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wiayah XV Prof. DR. Adrianus ...
Buanauyelindo-Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar re-akreditasi dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Kegiatan re-akreditasi ini berlangsung di Aula STIKOM Uyelindo, pada hari JumatS...
Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentu masih membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu para siswa dan mahasiswanya agar dapat memiliki dan menguasai kemampuan b...
People worry too much about their accents. Often times, I have met a lot of people who told me,” I want to sound like a native speaker.”
When I heard that, I was so confused. There were so many questions came to my mind. Like, is it important? Is it really necessary to sound like a native speak...
Some people think that being a PhD holder means you are not good at various jobs outside research/teaching, you are old-school and not willing to adapt to current situation. Well, I personally think that this is far from the reality. Let's have a look at some good perspectives about it.PhD holders h...