Buana Uyelindo – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang pada hari Selasa, 8 Juli 2025, menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko Perguruan Tinggi”. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Dr. Remerta N. Na’atonis, S.Kom., M.Cs., yang turut didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Sumarlin, M.Kom., Wakil Ketua II, Meliana O. Meo, M.Kom., Kepala Bagian Pengembangan Data dan Evaluasi (PDE), Skolastika S. Igon, S.Kom., MT., Kepala Badan Penjaminan Mutu, Petrus Katemba, ST., MT., serta sejumlah pimpinan unit dan dosen di lingkungan STIKOM Uyelindo Kupang.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Devord Nasareno Lakapu, MM., CRA., CRP., CMSM., yang merupakan pakar manajemen risiko dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV. Materi yang disampaikan bertujuan untuk memperkuat pemahaman civitas akademika terhadap pentingnya penerapan manajemen risiko dalam rangka mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance).
Dalam sambutannya, Dr. Remerta menekankan bahwa penyusunan dokumen manajemen risiko di STIKOM Uyelindo Kupang merupakan langkah sistematis dalam mengidentifikasi, menilai, mengelola, dan memantau berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan institusional. Dokumen ini diharapkan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, berbasis data, serta mampu mendorong inovasi kelembagaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Lebih dari itu, implementasi manajemen risiko secara efektif juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat umum.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan para pimpinan dan kepala unit kerja di lingkungan STIKOM Uyelindo Kupang. Diskusi ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan strategi implementatif guna pengembangan sistem manajemen risiko yang menyeluruh. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama seluruh peserta kegiatan.
Buanauyelindo - Pimpinan STIKOM Uyelindo Kupang melakukan kunjungan ke Kantor LLDIKTI Wilayah XV pada Kamis, 27 Maret 2025. Kedatangan Pimpinan (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III) bersama Dosen Senior STIKOM Uyelindo Kupang ini diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wiayah XV Prof. DR. Adrianus ...
Buanauyelindo-Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar re-akreditasi dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Kegiatan re-akreditasi ini berlangsung di Aula STIKOM Uyelindo, pada hari JumatS...
Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentu masih membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu para siswa dan mahasiswanya agar dapat memiliki dan menguasai kemampuan b...
People worry too much about their accents. Often times, I have met a lot of people who told me,” I want to sound like a native speaker.” When I heard that, I was so confused. There were so many questions came to my mind. Like, is it important? Is it really necessary to sound like a native speak...
Some people think that being a PhD holder means you are not good at various jobs outside research/teaching, you are old-school and not willing to adapt to current situation. Well, I personally think that this is far from the reality. Let's have a look at some good perspectives about it.PhD holders h...
Buana Uyelindo by SiAmir