Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan STIKOM Uyelindo Kupang.
Jumat, 25 April 2025
Buanauyelindo - Transformasi Digital Kabupaten Kupang: Sinergi Pemerintah Daerah dan STIKOM Uyelindo Kupang dalam Inovasi Layanan Publik
sebagai bagian dari langkah strategis menuju transformasi digital, Pemerintah Kabupaten Kupang secara resmi meluncurkan tujuh aplikasi inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Acara peluncuran yang dilaksanakan pada Jumat, 25 April 2025, ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kajian dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan STIKOM Uyelindo Kupang yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam peluncuran tersebut, hadir Bupati Kupang Yosep Lede, SH, Wakil Bupati Aurum O. Titu Eki, M.Ars, serta Sekretaris Daerah dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Kupang. Dari pihak STIKOM Uyelindo Kupang turut hadir Ketua STIKOM Uyelindo, Dr. Remerta N. Na’atonis, S.Kom., M.Cs, Ketua Yayasan Uyelindo Tarsisius Tukang, SE., M.Pd, serta Max ABR Soleman Lenggu, S.Kom., MT, selaku dosen pengembang aplikasi inovatif tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Yosep Lede, SH menegaskan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Adapun beberapa inisiatif utama yang diintegrasikan melalui aplikasi tersebut meliputi: Sistem Bank Data ASN (termasuk presensi ASN berbasis Google Maps), Layanan Lapor Bupati, Website Desa berbasis digital, Program Pendapatan Asli Daerah (PAD) digital, Digitalisasi layanan kesehatan, Digitalisasi sektor peternakan dan pertanian, Digitalisasi sektor tambang galian C, Serta program pendidikan berupa beasiswa bagi mahasiswa berdomisili di Kabupaten Kupang.
Keseluruhan program ini dirancang untuk terintegrasi melalui Pusat Data Digital Terintegrasi Kabupaten Kupang, yang menjadi fondasi utama dalam mengoptimalkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy making).
Sementara itu, Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Dr. Remerta N. Na’atonis, M.Cs, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan bahwa aplikasi-aplikasi yang dikembangkan dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung implementasi kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Kupang.
"kami juga berbangga bahwa dengan adanya aplikasi ini semoga kebijakan yang di buat oleh Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Kupang dapat terlaksana dengan baik."
Penandatanganan MoU ini menandai awal dari sinergi berkelanjutan antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem teknologi informasi dan komunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mewujudkan "Kabupaten Kupang Emas", yakni daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi. (*/NNA)
Buanauyelindo - Pimpinan STIKOM Uyelindo Kupang melakukan kunjungan ke Kantor LLDIKTI Wilayah XV pada Kamis, 27 Maret 2025. Kedatangan Pimpinan (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III) bersama Dosen Senior STIKOM Uyelindo Kupang ini diterima langsung oleh Kepala LLDIKTI Wiayah XV Prof. DR. Adrianus ...
Buanauyelindo-Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Diploma III Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang menggelar re-akreditasi dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Kegiatan re-akreditasi ini berlangsung di Aula STIKOM Uyelindo, pada hari JumatS...
Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentu masih membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu para siswa dan mahasiswanya agar dapat memiliki dan menguasai kemampuan b...
People worry too much about their accents. Often times, I have met a lot of people who told me,” I want to sound like a native speaker.”
When I heard that, I was so confused. There were so many questions came to my mind. Like, is it important? Is it really necessary to sound like a native speak...
Some people think that being a PhD holder means you are not good at various jobs outside research/teaching, you are old-school and not willing to adapt to current situation. Well, I personally think that this is far from the reality. Let's have a look at some good perspectives about it.PhD holders h...