SiAmir Hot

Teknologi Canggih yang Malah Disalahgunakan

1. Pemerasan Lewat Internet

Pernahkah Anda mendengar kasus ransomware WannaCry sekitar bulan Mei 2017? Saat itu WannaCry menyerang hingga ratusan ribu komputer dan ratusan negara di dunia. Tentu saja ini merupakan serangan cyber yang terbesar. Salah satu korban di Indonesia adalah komputer di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta. Hacker berhasil membobol sistem entry data rawat inap pasien serta meminta tebusan sekitar 300 Dollar AS dan harus dibayarkan melalui Bitcoin.

2. Drone untuk Mengintip

Drone sudah nggak asing lagi di telinga kita. Teknologi ini awalnya digunakan untuk misi penyelamatan dan mengangkut makanan. Tetapi kini telah menjadi konsumsi publik. Dan yang lebih parah, penjahat memakai alat ini untuk mengintip targetnya. Para pencuri atau perampok memakai drone untuk mengawasi sasarannya. Jadi berhati-hatilah kalau Anda melihat drone mencurigakan di sekitar Anda.

3. Membobol ATM Menggunakan Internet

Pembobolan ATM adalah hal menakutkan yang sudah sangat sering terjadi. Seorang hacker ada yang mengakui telah membobol ATM di 40 negara. Hal ini terbongkar setelah banyaknya ATM yang kosong padahal tidak ada jejak interaksi fisik dengan mesin, jejak malware ATM tidak ditemukan. Akhirnya ahli keamanan dari Kapersky Lab menemukan bahwa seorang hacker membobolnya menggunakan in-memory malware. Ia menginfeksi jaringan perbankan. Pernah khawatir nggak kalau ATM Anda kebobolan?

4.YouTube untuk Ngerakit Bom

Pelaku bom panci di Bandung pada bulan Juli 2017 adalah seorang pedagang bakso goreng. Menurut pengakuannya, ia belajar membuat bom dari video yang ada di YouTube. Dan sebelum kejadian bom panci tersebut, di sebuah bank di Samarinda juga mengalami perampokan dengan teror bom. Dan ternyata pelakunya pun mengaku telah belajar merakit bom lewat YouTube. Seharusnya pihak YouTube lebih bisa memfilter video yang tidak layak dikonsumsi publik tersebut agar dihapus.

5.Pakai VR untuk Nonton Konten Dewasa

Mungkin saja Anda sudah sering melihat atau menggunakan VR. Teknologi ini dibuat agar penggunanya bisa berinteraksi dengan dunia maya agar terasa nyata. Sayangnya teknologi ini disalahgunakan untuk menonton konten dewasa. Seperti halnya BaDoink yang menggunakan Google Cardboard untuk menyediakan konten dewasa berbasis VR. Jadi kita harus lebih bijaksana dan juga awasi anak dan saudara kita supaya terhindar dari pengaruh buruknya. Penyalahgunaan teknologi bisa terjadi di mana saja. Kita harus lebih waspada agar tidak menjadi korban, terlebih lagi jangan sampai menjadi pelakunya. Gunakan teknologi untuk hal yang baik saja.

Sumber: bibitsantoso.com dan jalantikus.com (SURYA V M MOLA | 2018-05-06)

KembaliTulis Berita