SiAmir Frezh


Ringkasan

Seorang istri muda yang meminta suaminya untuk mengantarkannya ke Lippo untuk berbelanja. Karena suaminya hendak siap-siap ke geraja, suaminya menolaknya dengan alasan takut terlambat masuk gereja, dan sang istri yang merasa tidak dihiraukan sehingga terjadilah pertengkaran mulut diantara kedua insan hamba Tuhan ini

Pertengkaran di Minggu Pagi

Seorang istri muda yang meminta suaminya untuk mengantarkannya ke Lippo untuk berbelanja. Karena suaminya hendak siap-siap ke geraja, suaminya menolaknya dengan alasan takut terlambat masuk gereja, dan sang istri yang merasa tidak dihiraukan sehingga terjadilah pertengkaran mulut diantara kedua insan hamba Tuhan ini:

Istri: Tidak mau antar tidak apa-apa, tetapi awas nanti kalau minta makanan yang kubeli dari lippo tak akan ku beri.

Suami: Ya tidak apa-apa, papa mau ke gereja, malah suruh ngantar ke Lippo, ma ngertian dikit kenapa?

Lalu pergilah sang istri ke Lippo denan mengunakan jasa ojek, dia membeli roti kesukaannya dan kesukaan suaminya. Setelah pulang dari Lippo sang suamipun sudah pulang dari gereja. Sambil duduk didepan suaminya yang lagi asik nonton TV sang istripun mulai beraksi membuka Roti yang di belinya dari Lippo, tanpa berpikir panjang sang suamipun merapat sambil berkata aduh enaknya! dan meminta izin ke istrinya agar dia juga bisa merasakan sedikit roti yang dibeli oleh isterinya.

Sang istri lalu menjawab, Kerena keduanya beragama Kristen dan suaminya baru pulang dari gereja, maka jawaban yang berikan sang istri harus terdengar “Rohani”

Istri: Jangan mengingini milik sesamamu manusia. (Ulangan 5:21)

Suami: Ya tetapi Tuhan Juga berfirman, Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu (Matius 7:7)

Tak mau kalah, sang istri menjawab. Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan (2 Tesalonika 3:10)

Suami juga tak mau kalah: Kasihanilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu (Matius 5;44)

Sang istri yang mendengar itu akhirnya menjadi luluh hatinya dan terharu, kemudian mengambil piring dan memberikan Roti itu kepada suaminya sambal berkata. Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang (Yohanes 8:11)

Lalu sang suamipun menjawab: Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau (Yesaya 41:10)


Kembali Tulis Berita
10 Berita Terbaru dari SiAmir News
Ayo Belanja di SiAmir Market!